Selasa , 15 Oktober 2019

Apresiasi Gereja HKBP Tingkat Pelayanan, Bupati Labura Sumbang Rp 50 Juta

Aek Kanopan, (Kabar Labura)

Apresiasi HKBP Tingkatkan Pelayanan, Bupati Labuhanbatu Utara H.Kharuddin Syah, SE memberi sumbangan Rp50 juta untuk pembangunan gedung sekolah minggu dan rumah pastor pendeta HKBP.

Sumbangan itu disampaikan Bupati saat memberi pidato sambutan pada acara Pesta Puncak Taon Parasinirohaon HKBP distrik XIII Asahan Labuhanbatu dan Parolopolopon 158 tahun HKBP di Gedung Sopo Godang HKBP Aek Kanopan, Minggu (06/10/2019) pagi.

“Jadi bagaimana Pemerintah perhatianya untuk perkembangan gereja HKBP ini. Saya sampaikan, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara sumbang 50 juta untuk pembangunan gedung sekolah dan rumah pastur pendeta HKBP yang akan dibangun ini.” ujarnya

Sebagaimana diketahui HKBP menetapkan program pelayanan Dikonia pada tahun 2019. progam pelayanan ini merupakan bagian dari revitalisasi pelayanan HKBP. sehingga Kharuddin berharap pelayanan HKBP semakin meningkat ditengah-tengah masyarakat.

“Dengan tahun orientasi pelayanan ini, diharapkan peningkatan pelayanan yang diharapkan dapat terwujud dan dinikmati oleh para jemaat.” imbuhnya lagi.

Pesta Puncak Taon Parasinirohaon HKBP distrik XIII Asahan Labuhanbatu dan Parolopolopon 158 tahun HKBP Dihadiri juga oleh beberapa Kepala OPD, Pendeta distrik XII Asahan, Labura dan Labuhanbatu serta Kepala Departemen Diakonia

diwaktu yang sama Kepala Departemen Diakonia Pdt. Debora Purada Sinaga, MTh pada sambutannya mengatakan dirinya sangat bangga melihat pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara dimana kerukunan dan toleransi umat beragama di Labura terjalin dan berjalan dengan baik.

“Saya minta kepada pak Bupati agar terus menjalankan program-program kerukunan umat beragama sehingga kondisi kerukunan yang selama ini sudah terjalin tidak dirusak oleh oknum tertentu.” ujarnya.

Sementara itu Ketua umum panitia Pdt Anggiat Saut Simanulang mengatakan mengucapkan banyak terimakasih kepada Bupati Labura yang akan menyumbangkan dana sebesar Rp50 juta. jika gedung sekolah minggu dan rumah pastor pendeta HKBP jadi dibangun, maka hal itu merupakan yang pertama kali dilaksanakan di gereja HKBP selabura, ungkapnya. (Winto Kurniawan/KL)