Sabtu , 20 Juli 2019

Begini Komitnya Pemkab Labura Lindungi Anak

Pemkab Labuhanbatu Utara memiliki komitmen yang tegas terhadap perlindungan anak di kabupaten itu. Salah satu buktinya, dalam usianya yang masih 10 tahun, Labura sudah membentuk Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD).

Hal itu dikatakan Bupati Labura H. Kharuddin Syah, SE dalam sambutan tertulis yang dibacakan Plt Asisten Pemerintahan dan Kesra Nur Rahman, S.Sos sebelum pelaksanaan ujian calon komisioner di aula kantor bupati, Senin.

“Perlindungan anak penting dan harus diutamakan. Tidak jarang ditemukan orang tua memberi hukuman kepada anak dan guru bertindak keras kepada murid,” ujarnya dalam acara yang dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Dra Hj. Nursaadah, MM.

Yang ironisnya, tambahnya, banyak terjadi pelecehan serta tindakan asusila terjadi pada anak. “Ini akan terus terjadi jika tidak ada pengawasan yang optimal,” sambungnya dalam kegiatan yang juga dihadiri Ketua Panitia Seleksi Dr. Asbin Pasaribu, MA itu.

Selain itu, jelasnya, Pemkab Labura juga sudah memprogramkan pembentukan Perlindungan Anak Terpadu Masyarakat (PATM) di setiap desa yang ada di tanah Basimpul Kuat Babontuk Elok itu. Anggarannya dialokasikan dalam Dana Desa.

Bupati berharap, seleksi calon komisioner KPAD Labura itu menghasilkan figur yang benar-benar komit dan siap bekerja penuh waktu dalam melakukan upaya pengawasan perlindungan anak di daerah itu.

Sementara Kadis PPPA Labura Dra Hj. Nursaadah, MM menyebutkan, peserta ujian seleksi calon anggota KPAD periode 2019-2024 sebanyak 13 orang. Ujian dijadwalkan berlangsung selama dua hari hingga Selasa. (LK/Yulia Atika, SH)