Home » Berita dan Kegiatan » Bappeda Menggelar Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi MEA

Bappeda Menggelar Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi MEA

Labura – Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) mengadakan Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) Mendukung Pengembangan Produk Unggulan Daerah yang Berdaya Saing. Rapat itu digelar di Aula Kantor Bupati, pada Kamis (15/11).

Rapat itu di buka secara resmi oleh Sekretaris Bappeda Suryadi, SE yang dalam hal ini mewakili Bupati Labuhanbatu Utara H.Kharuddin Syah, SE dan juga membacaka pidato tertulis Bupati.

Suryadi menyampaikan, bahwa pada tahun 2015 yang lalu disepakati Masyarakat Ekonomi Asean, bertujuan untuk meningkatkan stabilitas dan daya saing Ekonomi di kawasan Asia Tenggara.

Lanjutnya, hal ini dipicu oleh dengan semakin tingginya peredaran barang/jasa dari negara Cina dan India di kawasan Asia Tenggara. Serta menyatukan Negara-Negara di kawasan Asia Tenggara. Dari kesepakatan MEA ini melahirkan beberapa usaha dilakukan yang dituangkan dalam empat pilar utama, yaitu :

– Asean menjadi pasar tunggal dan berbasis produsi Internaisonal

– Asean menjadi kawasan dengan pengembangan Ekonomi yang merata antar Negara anggota

– Asean menjadi kawasan yang memiliki daya saing Ekonomi yang tinggi

– Asean secara penuh menjadi kawasan yang terintegrasi perekonomian global

Untuk mewujudkan keempat pilar tersebut, bukan saja Pemerintah yang harus bekerja, akan tetapi stakeholder yang linnya termasuk dunia usaha juga sangatlah penting. Khususnya dalam rangka mewujudkan pilar kedua, yaitu kawasan dengan pengembangan Ekonomi yang merata, maka pemberdayaan UMKM sangatlah penting selain masalah kesenjangan dan konektivitas.

Seperti kita ketahui bersama persaingan usaha akan semakin berat dengan diberlakukannya masyarakat Ekonomi Asean yang telah membuka perdagangan bebas antar Negara anggota Asean. Kondisi ini menuntut kita bersama untuk bersinergi dalam rangka mendorong peningkatan produktivitas dan daya saing masyarakat dalam menghadapi pasar bebas.