Home » Berita dan Kegiatan » Beri Semangat, Wabub Labura – Penerima PKH Jangan Loyo

Beri Semangat, Wabub Labura – Penerima PKH Jangan Loyo

Labura – Program harapan merupakan salah satu strategi penaggulangan kemiskinan dimana yang ditujukan kepada keluarga sangat miskin dengan persyaratan yang di kaitkan dengan upaya peningkatan sumber daya manusia seperti pendidikan, kesehatan dan gizi.

Wakil Bupati Labuhanbatu Utara Drs. Dwi Prantara MM mengatakan, Penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) jangan loyo. Tapi berusahalah agar bisa keluar dari daftar penerima PKH dengan memanfaatkan bantuan yang diterima dari masyarakat.

“”PKH tidak boleh loyo. Tapi bertekadlah, walau sekarang menjadi penerima, suatu saat akan menjadi pemberi. Biar sekarang disantuni, tapi nanti anakku akan menyantuni,” kata Dwi Prantara di gedung serba guna kantor Bupati Labuhanbatu Utara, Kamis (31/05) .

Program Keluarga Harapan dilaksanakan dalam rangka percepatan penanggulangan Kemiskinan sekaligus pengembangan kebijakan dibidang perlindungan sosial sejak tahun 2017, dan cukup berhasil dibeberapa negara yang dikenal dengan bantuan tunai bersyarat.

Dwi berharap pendamping PKH kiranya lebih serius lagi dlam hal menangani data khususnya data KPM penerima PKH sehingga keluarga penerima manfaat sesuai dengan keadaan mereka yang sesungguhnya dalam arti kata keluarga yang sangat miskin dan berhak mendapat program PKH.

Jumlah keluarga penerima manfaat di Kabupaten Labuhanbatu Utara pada Tahun 2018 berjumlah 12.102 KK. Dirinya menjelaskan penerima manfaat PKH adalah warga yang dicatat pemerintah secara khusus. Harapannya, melalui pendampingan dapat meningkatkan perekonomian para keluarga penerima manfaat PKH.

“Mudah-mudahan para penerima manfaat PKH diberi kesehatan, rukun dan damai, dimudahkan urusannya, banyak rezeki dan anak-anaknya bisa menjadi orang sukses di kemudian hari,” harap Wabup.

Yang langsung disambut seruan serentak “Amiiiin” di hadapan ratusan penerima manfaat PKH.

Pada kegiatan penyaluran bantuan sosial non tunai Program Keluarga Harapan (PKH) dihadiri oleh Anggota Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang, RR Sri Listiyaningsih dari Kementerian Sosial RI  dan Otto Chandra mewakili Direksi Bank Mandiri.

“Ini kehormatan bagi kita, peristiwa seperti ini jarang terjadi karena dihadiri pembesar dari Pusat.” Ucapnya di akhir acara.

Pada kesempatan itu juga Bank Mandiri memeberikan apresiasi berupa Tabungan Bea Siswa sebesar Rp. 350.000 kepada 10 anak berprestasi dari keluarga PKH yang telah berprestasi di Provinsi dan Kabupaten dalam bidang olahraga, pendidikan, seni dan agama.

Keterangan Gambar : Wakil Bupati Labuhanbatu Utara Drs. Dwi Prantara MM, didampingi oleh Anggota Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang (kenakan kopiah putih), RR Sri Listiyaningsih dari Kementerian Sosial RI  (kenakan jilbab hijau) dan Otto Chandra mewakili Direksi Bank Mandiri saat foto bersama dengan 10 anak penerima PKH yang meraih prestasi di tingkat Provinsi