Home » Berita dan Kegiatan » Bupati Sampaikan Ranperda Tentang APBD dan Nota Keuangan Tahun Anggaran 2019

Bupati Sampaikan Ranperda Tentang APBD dan Nota Keuangan Tahun Anggaran 2019

Labura – Bupati Labuhanbatu utara (Labura) H.Kharuddin  Syah, SE menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Tentang APBD dan Nota Keungan Tahun Anggaran 2019 di gedung DPRD Labuhanbatu Utara, pada Kamis (8/11).

Dalam pidatonya ia menyampaikan, Ranperda yang disertai dengan Nota Keuangan tahun anggaran 2019, merupakan kelanjutan dari Nota kesepakatan bersama antara Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara dengan DPRD atas kebijakan umum anggaran (KUA) serta prioritas dan plafon anggaran sementara (PPAS) APBD tahun anggaran 2019 yang telah ditandatangin pada tanggal 2 November 2018 yang lalu.

Lanjutnya, Bupati menyampaikan dalam nota pengantar rancangan KUA dan rancangan PPAS APBD tahun anggaran 2019, bahwa rancangan APBD tahun anggaran 2019 telah diupayakan untuk mempedomani rencana kerja pembangunan daerah tahun anggaran 2019, yang dimasudkan untuk mencapai sasaran dan prioritas pembangunan yaiyu tercapainya lima sasaran dan prioritas pembangunan di Kabupaten Labuhanbatu Utara tahun anggaran 2019, antara lain ;

– Pemerataan pembangunan infrastruktur

– Peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan

– Penyempurnaan pelayanan pemerintah

– Mewujudkan pertumbuhan ekonomi dan

– Meningkatkan inovasi dan potensi unggulan daerah

Dijelaskannya, pada tahun 2019 ini Pemerintah Kabupaten Labura telah mengangarkan alokasi dana Desa sebesar 10% dari dana perimbangan, selanjutnya jumlah pendapatan daerah pada rancangan APBD tahun anggaran 2019 direncanakan  sebesar Rp. 879.357.139.678,- terdiri dari pendapatan asli daerah  direncanakan sebesar Rp. 56.772.355.964,- dengan uraian pendatan pajak daerah  direncanakan sebesar Rp. 25.600.000.000,- kemudian hasil retribusi daerah direncanakan sebesar Rp. 13.643.528.000,- dan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkanrrrrrrrrrr sebesar, Rp. 3.200.000.000,- sedangkan lain-lain pendapatan asli daerah yang sah  direncanakan sebesar Rp. 14.328.827.964,- kemudian untuk dana perimbangan direncanakan sebesar Rp. 708.188.008.391,- terdiri dari bagi hasil pajak/ bagi hasil bukan pajak direncanakan sebesar Rp. 33.361.575.000,- untuk dana alokasi umum direncanakan sebesar Rp. 598.161.993.391,- dan dana alokasi khusus direncanakan sebesar Rp. 76.664.440.000,- lain-lain pendapatan daerah yang sah direncanakan sebesar Rp. 114.396.775.323,- untuk pendapatan hibah direncanakan sebesar Rp. 16.800.000.000,- dan dana bagi hasil pajak dari Provinsi dan Pemerintah daerah lainnya direncanakan sebesar Rp. 29.854.775.323,- dan pendapatan dana Desa dari APBN direncanakan sebesar Rp. 67.742.000.000,- untuk belanja daerah direncanakan sebesar Rp. 908.822.597.410,- dengan perincianbelanja tidak langsung sebesar Rp. 573.252.057.350,- belanja pegawai direncanakan sebesar Rp. 416.007.130.460,- belanja hibah direncanakan sebesar Rp. 12.786.150.900,- belanja bantuan sosial direncanakan sebesar Rp. 8.470.000.000,- belanja bagi hasil kepada Provinsi/Kabupaten/Kota dan Pemerintah desa direncanakan sebesar Rp. 3.524.352.800,- belanja bantuan keuangan kepada Provinsi/Kabupaten Kota dan Pemerintah Desa direncanakan sebesar Rp. 130.464.423.190,- sedangkan untuk belanja tidak terduga direncanakan sebesar Rp. 2.000.000.000,- belanja langsung direncanakan sebesar Rp. 335.570.540.060,-

“Untuk rencana pembiayaan daerah pada rancangan APBD tahun anggaran 2019 ini, terdiri dari penerimaan pembiyaan sebesar Rp. 31.465..547.732,- dan pengeluaran bembiayaan sebesar Rp. 2.000.000.000,- yaitu untuk penertaan modal pada PT. Bank Sumut”, Pungkasnya.