Home » Berita dan Kegiatan » Kejar Percepatan Penanggulangan Kemiskinan, Dinsos Labura Gelar Bimbingan Dan Pemantapan Bagi Pendamping PKH

Kejar Percepatan Penanggulangan Kemiskinan, Dinsos Labura Gelar Bimbingan Dan Pemantapan Bagi Pendamping PKH

Hari ini Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara melalui Anggaran Dinas Sosial Kabupaten Labuhanbatu Utara mengadakan bimbingan dan pemantapan verifikasi dan validasi bagi pendamping PKH Kabupaten Labuhanbatu Utara.

Dalam menghadiri sekaligus membuka kegiatan tersebut Bupati Labuhanbatu Utara H. Kharuddin Syah SE menyampaikan Program keluarga harapan dilaksanakan dalam rangka percepatan penanggulangan kemiskinan.

“Program keluarga harapan dilaksanakan dalam rangka percepatan penanggulangan kemiskinan sekaligus pengembangan kebijakan di bidang perlindungan sosial.” Ucapnya Di Saka Hotel Premiere Medan, Rabu (09/05/2018).

Pada bimbingan yang dilaksanakan di lantai 9 itu, Kharuddin menerangkan Program Keluarga Harapan merupakan salah satu strategi penanggulangan kemiskinan di mana yang ditujukan kepada keluarga sangat miskin dengan persyaratan yang dikaitkan dengan upaya peningkatan sumber daya manusia seperti pendidikan, kesehatan dan gizi.

“Dan program ini cukup berhasil di beberapa negara yang dikenal dengan bantuan tunai bersyarat.” Terangnya.

Program Keluarga Harapan atau PKH adalah program pemberian bantuan sosial bersyarat kepada keluarga atau seseorang miskin dan rentan yang terdaftar dalam data terpadu program penanganan fakir miskin, diolah oleh pusat data dan informasi Kesejahteraan Sosial dan ditetapkan sebagai keluarga penerima manfaat PKH.

Adapun tujuan dari program PKH adalah :

  1. Untuk meningkatkan taraf hidup keluarga manfaat melalui akses layanan pendidikan kesehatan dan kesejahteraan sosial.
  2. Mengurangi beban pengeluaran dan meningkatkan pendapatan keluarga miskin dan Rentan.
  3. Menciptakan perubahan perilaku dan kemandirian keluarga penerimaan manfaat dalam mengakses layanan kesehatan dan pendidikan serta Kesejahteraan Sosial.
  4. Mengurangi kemiskinan dan kesenjangan serta.
  5. Mengenalkan manfaat produk dan jasa keuangan formal kepada keluarga penerima manfaat.

Lanjutnya Kharuddin mengatakan, melihat jumlah keluarga penerima manfaat di Kabupaten Labuhanbatu Utara pada tahun 2018 berjumlah 12.102 KK. Dirinya, sangat mendukung program-program yang menjadi mekanisme pelaksanaan PKH.

Kharuddin berharap, untuk pendamping PKH kiranya lebih serius lagi dalam hal menangani data khususnya data KPM penerima PKH sehingga keluarga penerima manfaat sesuai dengan keadaan mereka yang sesungguhnya dalam arti kata keluarga yang sangat miskin dan berhak mendapatkan program PKH.

“Dan semoga kegiatan bimbingan dan pemantapan verifikasi dan validasi bagi pendamping PKH ini dapat benar-benar memberikan manfaat bagi para pendamping PKH yang mengikuti bimbingan ini.” Ucapnya menambahkan.

Kepala Dinas Sosial Labuhanbatu Utara Ahmad Sampurna S.Sos I,MA juga mengharapkan dengan diadakannya bimbingan dan pemantapan ini, kepada seluruh pendamping PKH Kabupaten Labuhanbatu Utara dapat meningkatkan tugas dan kinerjanya untuk masyarakat Kabupaten Labuhanbatu Utara.

Acara dihadiri oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Langkat Rina Wahyuni Marpaung S.STP MAP, Kepala Bidang Jaminan Sosial Dinsos Provsu Marmin Milala SE, dan 59 orang Pendamping PKH Se-Kabupaten Labuhanbatu Utara.