Home » Berita dan Kegiatan » Meriahkan Hari Jadi Ke 10, Bupati Buka Pagelaran Kesenian 14 Etnis Se-Labura

Meriahkan Hari Jadi Ke 10, Bupati Buka Pagelaran Kesenian 14 Etnis Se-Labura

Labura – Dalam rangka memeriahkan hari jadi Kabupaten Labuhanbatu Utara ke 10, Bupati Labuhanbatu Utara (Labura) H.Kharuddin Syah, SE membuka secara resmi malam pagelaran kesenian 14 etnis kebudayaan se Kabupaten Labura yang di laksanakan di Lapangan Bayangkara Aek Kanopan, Senin (16/7).

Pada kesempatan itu, Kharuddin Syah mengatakan dengan momentum pagelaran kesenian etnis ini, kita dapat melestarikan budaya daerah yang menjadi ruang hiburan masyarakat. Sebab, budaya asing yang masuk ke Labura melalui berbagai media massa tidak lagi dapat terbendung.

“Budaya yang tidak sesuai dengan adat budaya ketimuran, budaya yang yang dapat merusak moral harus kita filter, harus kita tangkal dengan cinta budaya warisan leluhur”, tutur Kharuddin Syah.

Ketua PD II FKPPI Sumut ini juga menyampaikan, seharusnya acara yang semeriah ini dipublikasikan kepada masyarakat khalayak ramai, agar mereka mengetahui dan dapat ramai-ramai hadir menyaksikan pagelaran kesenian ini.

“Panitia harus kerja keras lagi mempublikasikan acara ini, agar lebih diketahui masyarakat untuk dihadiri”, pungkasnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua DPRD Labura Drs. Ali Tambunan bahwa kedepan diperlukan evaluasi terhadap kegiatan seperti ini, agar dapat di minati masyakarat dan tidak hanya sekedar dilaksanakan.

“Kedepan harus diperlukan evaluasi, agar dilaksanakan lebih baik lagi”, Ucapnya.

Terlihat pada pembukaan pagelaran etnis tersebut ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Kharuddin Syah didampingi Ketua DPRD Drs. Ali Tambunan, asisten dan staf ahli Bupati, Danramil 01 Aek Kanopan, dan jajaran OPD Labura.

Sesuai dengan jadwal, pada malam pembukaan di tampilkan etnis melayu dan sunda, di hari selasa malam menampilakan etnis Toba, etnis Banjar, dan etnis Dairi. Di Rabu malam di tampilkan pagelaran etnis Karo, dan etnis Jawa, dan Kamis malam pagelaran etnis Minang, dan etnis Simalungun, di Jumat malam dilaksanakan pagelaran etnis Aceh, etnis Cina, etnis Nias, dan di malam terakhir ditampilkan ertnis Tapsel, dan etnis India.