Home » Berita dan Kegiatan » Wabub Lebih Inginkan Pencegahan Pada Rakor TP4D Kejari Labuhanbatu

Wabub Lebih Inginkan Pencegahan Pada Rakor TP4D Kejari Labuhanbatu

Labura – Wakil Bupati Labuhanbatu Utara Dwi Prantara MM, mengatakan tentang pencegahan dan pemberantasan, Dianya (Dwi Prantara) lebih ingin kepada pencegahan. Hal tersebut disampaikannya pada Pertemuan dan Rapat Koordinasi Tim Pengawal dan Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Negri Labuhanbatu Dengan Perangkat Daerah Kabupaten Labuhanbatu Utara.

Dwi menilai pada Instruksi Presiden Nomer 10 Tahun 2016 dan Tahun 2017 tentang pencegahan dan pemberantasan korupsi. Menurutnya, utamanya dalam perencanaan dan penyelenggaraan Pemerintahan di Kabupaten Labuhanbatu Utara, lebih ingin kepada pencegahan.

“Kami lebih ingin kepada pencegahan. Dengan koordinasi seperti ini, hal-hal yang ragu tidak ditinggalkan.” Ucapnya di Gedung Serba Guna Kantor Bupati Labuhanbatu Utara, Rabu (07/03).

Lanjutnya, Penyerapan anggaran rendah dan hukum-hukum kita taati ini tentunya ini juga tidak benar. Penyerapan anggaran tinggi aturan-aturan hukum kita abaikan ini juga keliru. Maka TP4D ini tentunya mempunyai maksud dan tujuan agar penyerapan anggaran ini bisa maksimal, tapi aturan-aturan juga kita taati.

Pertemuan / rapat koordinasi antara TP4D dengan perangkat daerah ini dilaksanakan guna mensinergikan tugas – tugas TP4D di Kabupaten Labuhanbatu Utara. Sebagai upaya mengoptimalkan penyerapan anggaran, pengawalan dan pengamanan daerah yang meliputi pendampingan dan pendapatan hukum.

Dwi Prantara berharap dengan pertemuan rapat koordinasi TP4D Kejari Labuhanbatu, penyerapan anggaran bisa maksimal.

“Tentunya kita tetap berharap, mudah-mudahan dengan TP4D ini penyerapan anggaran bisa maksimal. Tetapi peyerapan anggaran yang tepat waktu, tepat sasaran dan tepat pengelolaan.” Harapnya.

TP4D Kejaksaan Negeri Labuhanbatu, merupakan tindak lanjut Diktum Ketiga Instruksi Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor : INS-001/A/JA/10/2015 tentang pembentukan dan pelaksanaan tugas Tim Pengawal Dan Keamanan Pemerintahan Dan Pembangunan Pusat Dan Daerah Kejaksaan Republik Indonesia.

Mantan Sekretarsi Dinas Pendidikan ini juga menambahkan ada kalanya sebuah kegiatan karna dirasa ragu, kemudian ditinggalkan. Ada juga yang nekat, ragu-ragu diteruskan. Maka banyak diantaranya yang dengan terpaksa harus berurusan dengan pihak berwajib.

“Maka banyak diantara kita, mohon maaf harus berurusan dengan pihak berwajib. Sehingga koordinasi ini menjadi sangat penting artinya agar dalam menjalankan kegiatan kita sama- sama tenang, yakin dan selamat. Tidak hanya selamat didunia, tetapi insyaallah selamat di akhirat”. Ucapnya memberi arahan.

Sedangkan Kabag Hukum Setdakab Labura Zahida Hafani, SH mengatakan pada laporanya Kegiatan ini bertujuan untuk membuka dialog dan komunikasi antara perangkat daerah dengan TP4D Kejaksaan Negeri Labuhanbatu dalam rangka memulai pendampingan TP4D terhadap penyelenggaraan pembangunan dan penyelenggaraan pemerintahan Tahun Anggaran 2018.

Kegiatan yang berlangsung selama 2 hari ini dihadiri oleh Asisten Rumah Staf Ahli Kepala Dinas Dan Kepala Badan. Kepala Bagian Sekdakab Labuhanbatu Utara. dan Camat seKabupaten Labuhanbatu Utara.