Home » Berita dan Kegiatan » Wakil Bupati Hadiri Rapat Monev Rencana Aksi Pencegahan Korupsi Terintegrasi bersama KPK

Wakil Bupati Hadiri Rapat Monev Rencana Aksi Pencegahan Korupsi Terintegrasi bersama KPK

Wakil Bupati Labuhanbatu Utara Drs. Dwi Prantara, MM menghadiri Rapat Monitoring dan Evaluasi Penegahan Korupsi Terintegrasi dengan 11 Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Utara yang digelar oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Hari Senin (4/9/2017) di Kantor Bupati Labuhanbatu Selatan.

Turut hadir juga pada acara tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Labuhanbatu Utara Drs. Ahmad Fuad, M.Si , Asisten Sekda Bidang Administrasi Umum Drs. Abd. Haris Rangkuty, MAP, Inspektur Kabupaten Drs. Armada Pangaloan, Kepala Bappeda Labura Muhammad Ikhwan Lubis, ST, MT, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Drs. Faizal Irwan Dalimunthe, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Dra. Susi Asmarani, M.Si, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Drs. Sugeng, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayan Perizinan Terpadu Satu Pintu Muhammad Asril, S.Sos.

Bupati Labuhanbatu Selatan H. Wildan Aswan Tanjung, SH, MM dalam sambutannya menjelaskan bahwa acara monitoring dan evaluasi rencana aksi pencegahan korupsi terintegrasi ini diikuti oleh 11 Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Utara, yakni Kota Tanjung Balai, Kota Padang Sidimpuan, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Kabupaten Labuhanbatu, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Tapanuli Tengah, Kabupaten Tapanuli Selatan, Kabupaten Padang Lawas Utara, Kabupaten Padang Lawas, dan Kabupaten Mandailing Natal.

Rencana Aksi Pencegahan Korupsi Terintegrasi ini meliputi 7 aksi, yaitu Perencanan dan Penganggaran Keuangan, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Kepatuhan LHKPN dan Gratifikasi, Peningkatan Peran Inspektorat, Penerapan Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP), Pembenahan Aset Daerah, dan Partisipasi Publik

Dijelaskan Wildan, Monev Rencana Aksi Pencegahan Korupsi Terintegrasi yang dilaksanakan ini selain untuk pencegahan dini tindak pidana korupsi, juga merupakan upaya dalam mendorong pemerintahan yang bersih dan bebas korupsi.

Sementara itu, Kasatgas Rencana Aksi Daerah Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi KPK Adlinsyah M Nasution atau yang biasa dipanggil Bang Coki, menjelaskan dalam proses pencegahan korupsi terintegrasi juga diperlukan pengawasan lebih di berbagai sektor yaitu Kesehatan, Pendidikan, Pendapatan, dan Kepegawaian.

Monev yang dilaksanakan di Labuhanbatu Selatan ini merupakan monev yang ketiga setelah monev di Sibolga dan di Tapanuli Selatan. “kita sudah monev yang ketiga, dan tidak ada monev keempat, kabupaten/kota yang progresnya belum maksimal akan dipanggil ke Jakarta” ujar Adlinsyah.