Home » Berita dan Kegiatan » Yatim Piatu dan Lansia Terima Santunan di Perayaan Paskah

Yatim Piatu dan Lansia Terima Santunan di Perayaan Paskah

Asisten Ahli Bidang Ekonomi Pembangunan Sukisman S.Sos M.Si menyampaikan melalui perayaan ini menjadi momentum kebangkitan khususnya bagi masyarakat Labuhanbatu Utara untuk mewujudkan masyarakat Kristiani yang unggul inovatif dan berkelanjutan.

“Unggul khususnya dalam hal kualitas sumber daya manusia melalui tingkat indeks pembangunan manusia (IPM) untuk standar di Kabupaten Labuhanbatu Utara.” Ucap sukisman di gedung serba guna Kantor Bupati Labuhnabatu Utara, Jumat (25/04/2018)

Lanjutnya ia mengatakan seperti peribahasa Batak “anakkonki do hamoraon Di au”. Kita bangkit menuju umat yang unggul, berpendidikan dan berprestasi dengan semangat yang baru.

Sukisman juga mengapresiasi kepada umat Kristiani yang berperan dalam menjaga kerukunan dan toleransi umat beragama di tanah basimpul kuat babontuk elok.

“Semoga kerukunan dalam keberagaman dapat terus menjadi nilai-nilai luhur yang terus kita pupuk dan kita tingkatkan di hari yang mendatang. Kebersamaan harus terus kita pelihara dan kita bangun dalam melanjutkan pembangunan di bumi “Basimpul kuat berbentuk elok yang kita cintai ini”.” Tuturnya.

Semenatara itu pada kesempatan yang sama Kementrian Agama Kabupaten Labuhanbatu Utara juga mengajak para jemaah untuk semakin memperlihatkan integritas dan kesetiaan sebagai manusia baru di dalam Kristus yang telah bangkit dengan tindakan – tindakan nyata.

“Perayaan Paskah mengajarkan kita untuk saling mengasihi antar umat beragama, di mana Dengan adanya perbedaan tetapi tidak menjadi penghalang untuk kita bisa duduk bersama untuk merayakan Paskah dengan penuh Sukacita.” ungkapnya

Ketua Panitia Ir.Montang Siagian mengatakan sejatinya perayaan Paskah Kabupaten Labuhanbatu Utara tahun 2018, menjadi simbol inspirasi dan menjadi ekspresi kebangkitan bagi warga gereja di wilayah Kabupaten Labuhanbatu Utara, agar lebih kompak bersatu dalam bingkai kasih sayang.

Perayaan PASKAH dirangkai dengan Pemberian Tali Asih  dan Santunan kepada yatim piatu, fakir miskin, Lansia, penderita sakit menahun dan Kepada Lembaga Nasrani yang ada di Labuhanbatu Utara.

Sukisman berharap kiranya segala hal positif ini dapat dilestarikan sebagai budaya, sekaligus potensi daerah, dengan tetap mengutamakan keimanan dan penghayatan akan makna Paskah yang sesungguhnya.