Selasa , 15 Oktober 2019

Bupati: Jauhkan Dari Sifat Iri Hati dan Dengki

Aek Kanopan, (Kabar Labura)

Bupati Labura H. Kharuddin Syah, SE memberi sambutan di hadapan ribuan jamaah sebelum sholat Idul Adha 1440H yang mana datang dari sekitar Aek Kanopan di Lapangan Polri Aek Kanopan, Minggu. 11/8.

Dalam kesempatan ini juga dihadiri oleh Wakik Bupati Drs. H. Dwi Prantara, MM, melaksanakan sholat Id bersama dengan para Staf Ahli, Asiten Setdakab dan Pimpinan OPD, Pejabat Eselon III, IV dan staf dilingkungan Pemkab Labura.

Pada kesempatan itu bupati yang juga Ketua PD II FKPPI Sumut menyampaikan sambutan yang intinya mengajak umat Islam dapat intropeksi diri dan agar menjauhkan dari sifat kemunafikan, iri hati, dengki. Bupati dua priode ini juga menambahkan mari kita mengambil nilai-nilai yang terkandung pada Hari Raya Idul Adha, seperti rela berkorban demi kepentingan agama, bangsa dan masyarakat, ungkapnya.

Bertindak sebagai imam Sholat Idul Adha pada hari itu adalah HM Ifdarsyam Ritonga Lc MHI yang merupakan penghapal Al -Qur’an 30 Juz, Ketua BKM Al Aman dan pimpinan Pesantren Tahfiz Azhar Center Damuli Kualuh Selatan.

Khatib Al – Ustadz Drs H Nurul Ihsan SH MA dalam khutbahnya menjelaskan makna yang tersirat Ibadah haji adalah ibadah penutup dari rangkain syariat islam. Ibadah ini bukan sekedar penutup syariat, tapi ibadah haji adalah prosesi ibadah yang menjadikan kita menjadi lebih baik, ungkapnya.

Sedangkan pakaian ihram yang dikenakan saat melaksanakan haji, melambangkan kebersihan dan kesucian, tambahnya.

Demikian juga dengan wukuf di Arafah yang diharapkan jadi ajang introspeksi atas kesalahan dan dosa yang pernah dibuat. Melontar jumrah, tambahnya, melambangkan dalam hidup ini kita memerangi dan berjaga dari tiga hal yaitu dunia, nafsu dan syaitan.

Pada intinya, khatib tersebut menyebutkan, seseorang yang telah melaksanakan haji diharapkan bisa menjadi contoh serta tauladan di tengah masyarakat. “Orang yang sudah haji diharapkan menjadi contoh di tengah masyarakat,” katanya. (Diskominfo/KL)