Selasa , 15 Oktober 2019

Desa Pulo Jantan Ikuti Lomba Desa Dan Kelurahan Tingkat Provinsi

Masyarakat desa Pulo Jantan Kabupaten Labuhanbatu Utara sedang merasakan sukacita, hal tersebut dikarenkan desa tersebut mendapat kesempatan mengikuti lomba desa dan kelurahan tingkat Provinsi Sumatera Utara, yang digelar di balai desa, desa pulo jantan kecamatan NA IX-X, Rabu (22/05/2019).

Menurut hasil pengamatan dan penilaian tim Kabupaten tahun 2019, dari 82 desa dan 8 kelurahan, Desa pulau jantan inilah desa terbaik. hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Bupati Labuhanbatu Utara Drs. H.Dwi Prantara MM, dalam pidato arahannya.

“Kami akui serta kami pahami bahwa desa ini masih sangat jauh dari sempurna, masih banyak kekurangan dan kelemahan namun inilah yang kami anggap pantas untuk mengikuti lomba tingkat Provinsi Sumatera Utara. Oleh karena itu desa pulau jantan ini kami ikut sertakan mengikuti lomba tingkat Provinsi Sumatera Utara. Ungkapnya.

wabub mengakui bahwa masih terdapatnya kekurangan di Kabupaten Labuhanbatu Utara dalam mengikuti event, yang dikarenakan kualitas SDM yang masih perlu ditingkatkan dan pembangunan yang belum sampai kepada tahapan perbaikan dan perkembangan desa, tetapi masih kepada penataan.

“Oleh karena itu atas penilaian ini kami bersukacita karena Kabupaten yang masih baru tumbuh ini untuk event regional kita juga pernah mendapatkan juara untuk event nasional kita juga pernah mendapatkan juara di bidang lain atau ditingkat lain untuk tingkat SKPD kita juga sering mendapatkan Anugrah tingkat nasional. Oleh karena itu atas keadaan desa Pulo jantan ini tidak ada yang kami itu ditutupi.” ujarnya

wabub berharap berharap atas kedatangan tim penilai dari provinsi dapat membawa perbaikan untuk pembangunan pedesaan sejalan dengan nawacita pemerintahan yang sekarang ini.

Kegiatan lomba desa dan kelurahan ini adalah untuk menentukan status tertentu dari capaian suatu perkembangan Desa dan kelurahan serta untuk mengetahui efektivitas dalam penyelenggaraan pemerintahan pembangunan pembinaan kemasyarakatan dan pemberdayaan masyarakat.

Sehingga nantinya hasil dari evaluasi menjadi dasar untuk memformulasikan berbagai program pembangunan di masa yang akan datang.